Social Items

Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lomba. Tampilkan semua postingan
Setiap manusia pasti akan melalui proses pendewasaan dalam dirinya, baik itu melalui jalan yang benar ataupun harus melaewati kejadian yang buruk terlebih dahulu. 

Pendewasaan timbul karena adanya proses untuk mengubah sikap dan perilaku melalui upaya pengembangan potensi dalam diri. Proses ini menggiring manusia untuk mencari ilmu pengetahuan yang membuat setiap individu berangkat dari ketidaktahuan menjadi lebih paham dan mengerti. 

Akhir dari proses pendewasaan ini adalah terciptanya manusia yang mampu mengaplikasikan setiap pengetahuan yang dimilikinya untuk kemaslahatan/kebaikan orang-orang disekitarnya. 

Pendewasaan bisa kita dapatkan melalui jalur pendidikan, dengan belajar kepada orang-orang yang lebih paham, ini membuat individu mendapatkan banyak pengetahuan tentang berbagai hal, baik berupa pelajaran kehidupan ataupun pemahaman spiritual. Selain itu, pendidikan juga dapat membantu manusia membentuk sudut pandang dalam menghadapi sebuah permasalahan. 

Bukan hanya itu saja, pendidikan menjadi sangat penting karena tidak hanya memberikan sebuah pengetahuan akan tetapi juga mengajarkan setiap insan pada sopan santun dan hal- hal yang benar, membuat individu yang mampu merencanakan masa depan dan mengambil keputusan yang tepat. 
Inspirasi 60 Tahun ASTRA, Jalan Menuju Sebuah Pendewasaan
Inspirasi 60 Tahun ASTRA, Jalan Menuju Sebuah Pendewasaan (Sumber gambar : rumahpintarngalang.blogspot.co.id)
Pentingnya sebuah pendidikan untuk pendewasaan setiap insan bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja, namun juga masyarakatnya. Salah satu pihak yang gencar dalam memperhatikan pendidikan ialah Astra International Tbk, perusahaan yang sudah ada sejak 60 tahun lalu ini juga sangat getol dalam membangun bangsa dari berbagai aspek, dan pendidikan menjadi salah satu titik fokus kegiatannya. 
Inspirasi 60 Tahun ASTRA, Jalan Menuju Sebuah Pendewasaan
Inspirasi 60 Tahun ASTRA, Jalan Menuju Sebuah Pendewasaan (Sumber gambar : www.beritasatu.com)
Pada 19 Mei 2014 lalu, Astra International Tbk meresmikan 20 rumah pintar yang dibangun di sembilan provinsi di wilayah Indonesia yaitu Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Barat.

Baca juga : UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University

Baru-baru ini, tepatnya pada tanggal 19 mei 2017, Astra International Tbk juga meresmikan Rumah Pintar dan Pusat Informasi Sahabat Anak yang dipimpin oleh Staff Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah Dr. James Modouw dan Walikota Balikpapan H.M Rizal Effendi serta Direktur Astra International Tbk, Gidion Hasan di Km 15 Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kalimantan Timur. 
Inspirasi 60 Tahun ASTRA, Jalan Menuju Sebuah Pendewasaan
Inspirasi 60 Tahun ASTRA, Jalan Menuju Sebuah Pendewasaan (Sumber gambar : kompas.com)
Rumah pintar lahir berkat Astra bersama anak perusahaanya bekerjasama dengan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) membangun 20 Rumah Pintar di seluruh Indonesia dengan biaya lebih dari Rp 20 Miliar. Dimana tujuan dari program Rumah Pintar yaitu tersedianya sarana pendidikan bagi masyarakat melalui berbagai sumber belajar yang mewadahi berbagai kegiatan mulai dari pendidikan anak usia dini, remaja, kaum perempuan, hingga lanjut usia. 

Direktur Astra International, Gideon Hasan juga menyampaikan harapannya untuk pendidikan di Indonesia. “Astra sebagai perusahaan yang berkembang pesat di Indonesia ingin turut mengambil andil dalam memberi teladan, membangun semangat dan memberi dorongan untuk mengembangkan potensi-potensi pendidikan yang ada di pelosok Indonesia hingga menciptakan prestasi yang luar biasa. Hal ini sejalan dengan cita-cita Astra yaitu untuk sejahtera bersama bangsa", terangnya. 

Astra paham betul bahwa pendidikan merupakan dasar maju dan beradabnya sebuah bangsa, dan Program Rumah pintar adalah kontribusi nyata menuju pendewasaan diri perusahaan dalam Momentum Inspirasi 60 Tahun Astra membangun bangsa indonesia. 

 Bahwa bangsa yang besar haruslah memiliki generasi yang cerdas dan berkualitas  - Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Astra International Tbk.


*Sumber artikel : 
- www.astra.co.id
- anugerahpewartaastra.satu-indonesia.com
- kompas.com
- beritasatu.com 

Inspirasi 60 Tahun ASTRA, Jalan Menuju Sebuah Pendewasaan

Setiap anak terlahir membawa doa dan harapan dari orangtuanya, dan cita-cita menjadi salah satu alasan kenapa seorang anak mau terus berjuang dalam menghadapi kerasnya kehidupan yang mungkin belum seharusnya ia rasakan. 

Kehidupan yang keras bukan hanya dirasakan anak-anak kurang mampu di Ibu Kota saja, namun hal serupa juga terjadi di daerah perbatasan yang belum mendapatkan uluran tangan dari pemerintah secara utuh. 
Menjaga Mata Sang “Pewaris Enggang” di Tapal Batas Kalimantan
Menjaga Mata Sang “Pewaris Enggang” di Tapal Batas Kalimantan (Sumber gambar : auto2000.co.id)
Entikong, sebagai daerah terdepan Indonesia sering mengirimkan cerita-cerita perjuangan masyarakatnya yang terkadang menyayat hati, dimana mereka harus memilih antara mendahulukan masa depan atau “perut yang kenyang”. 

Meskipun beberapa tahun terakhir pemerintah mulai membangun daerah perbatasan, namun belum semuanya bisa mendapatkan dan merasakan fasilitas yang layak, masih ada beberapa daerah yang terpaksa harus bertahan dalam kekurangan, terutama mengenai sarana dan prasarana kesehatan. 

Ibarat pepatah “Enggang Sama Enggang, Mana Nak Sama Dengan Pipit”, kalau masyarakat daerah perbatasan masih dianggap bagian dari Indonesia, maka sudah selayaknya mereka juga mendapatkan apa yang dirasakan masyarakat yang sudah lengkap sarana dan prasaranannya, jangan jadikan mereka “pipit” yang berbeda perlakuannya. Karna Masyarakat perbatasan juga sama kedudukannya dengan masyarakat di daerah lain yang ada di Indonesia. 
Menjaga Mata Sang “Pewaris Enggang” di Tapal Batas Kalimantan
April, siswi kelas 4 SDN 08 Nekan, Kecamatan Entikong, Sedang Dalam Proses Pemeriksaan (Sumber gambar : auto2000.co.id)
Kondisi yang sulit dan serba apa adanya bukanlah cerita baru untuk daerah prasejahtera di perbatasan. Seperti yang dialami gadis kecil bernama April, di usia yang masih dini ia harus berjuang agar dapat belajar dengan normal demi masa depannya. 

April merupakan siswi yang berprestasi di sekolah, hal ini terbukti karena ia sering mendapatkan ranking pertama di kelasnya. Namun sayangnya, April mengalami gangguan refraksi pada matanya, sehingga selama proses belajar di kelas, untuk membaca tulisan di papan tulis, ia harus maju ke depan agar tulisan gurunya dapat terbaca dengan jelas.

Baca juga : UNTAN Membangun Ekosistem Digital Menuju Cyber University

Terkadang, kalau sudah lelah maju mundur membaca tulisan di papan tulis, ia akan meminta ijin untuk bertukar tempat duduk dengan temannya yang duduk di bangku paling depan agar dapat membaca apa yang tertulis di papan tulis, itu pun jika temannya mengijinkan.

Menurut Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), salah satu faktor penyebab kebutaan adalah karena akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan mata masih terbatas terutama di daerah-daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan yang belum memiliki fasilitas pelayanan kesehatan dan SDM kesehatan yang memadai termasuk keberadaan dokter spesialis mata.

"Setiap 60 detik, 1 orang anak di seluruh dunia menjadi buta, padahal 80% dari penyebab kebutaan pada anak ini sebenarnya bisa dicegah melalui pemeriksaan dan tindakan segera," tambahnya.
Menjaga Mata Sang “Pewaris Enggang” di Tapal Batas Kalimantan
April Mendapatkan Kacamata Dari Astra (Sumber gambar : auto2000.co.id)
Namun, April kini tidak khawatir lagi mengenai penglihatannya, berkat program tagar (tanda pagar) #generAKSISEHATIndonesia di media sosial yang diprakarsai oleh pihak Astra berhasil menyelamatkannya. 

Pada tanggal 11 Januari 2016 lalu, Astra membagikan 1.500 kacamata untuk anak-anak di Entikong, Kalimantan Barat. Salah satu penerima kacamata tersebut adalah April siswi kelas 4 SDN 08 Nekan yang bercita-cita mengambil kuliah kedokteran di Pontianak. 

Program tagar #generAKSISEHATIndonesia merupakan kontribusi nyata Astra untuk Indonesia yang telah berjalan sejak tahun 2014 dan sudah berhasil mengkonversikan 15.654 kacamata yang disalurkan ke beberapa daerah terpencil, terdepan dan terluar Indonesia, seperti, Kepulauan Talaud (Sulawesi Utara), Sabang (Aceh), Atambua (Nusa Tenggara Timur), Nunukan (Kalimantan Utara) dan Entikong (Kalimantan Barat).

Tidak terbayangkan bagaimana nasib anak-anak penerus bangsa ini jika tidak ada pihak yang benar-benar secara konsisten membuat dan menjalankan program sosial yang menolong mereka, seperti program tagar #generAKSISEHATIndonesia dari Astra ini. Mungkin, mereka harus merelakan masa depannya dan pasrah menerima kenyataan. Pada akhirnya, Indonesia tinggal menunggu kehancurannya karna tidak ada lagi generasi sehat yang tersisa. 
Menjaga Mata Sang “Pewaris Enggang” di Tapal Batas Kalimantan
Burung Enggang, Hewan Endemik Khas Kalimantan (Sumber gambar : bobo.grid.id)
Saya meyakini bahwa setiap anak yang lahir, tumbuh dan berkembang di tanah Kalimantan membawa kepingan jiwa dari burung enggang. 

Burung enggang merupakan unggas terbesar yang pernah ada serta masuk dalam salah satu burung berparuh besar, dimana fungsi paruh tersebut untuk bertarung, mencari makanan, dan membuat sarang, namun semua fungsi yang ia miliki tersebut akan sia-sia apabila ia buta, jangankan untuk terbang, gairah menjalani kehidupan pun mungkin juga tidak ada. 

Seperti ini lah keadaan dari April kala itu, ia mungkin akan hancur dan putus asa ketika cita-cita yang menjadi dorongan terkuat dalam hidupnya harus pupus karena menurunnya daya penglihatan untuk menangkap setiap pelajaran yang menjadi syarat utama dalam meraih masa depannya. 

Suatu hari nanti, April akan mengenang kembali, hari dimana ia pernah hampir merasa putus asa karena bisa saja cita-citanya harus terhenti, hingga akhirnya program tagar #generAKSISEHATIndonesia dari Astra memberikan secercah harapan untuk gadis kecil Sang “Pewaris Enggang” di Tapal Batas Kalimantan.

Menjaga Mata Sang “Pewaris Enggang” di Tapal Batas Kalimantan
Inspirasi 60 Tahun Astra (Sumber gambar : anugerahpewartaastra.satu-indonesia.com)
Momentum Inspirasi 60 Tahun Astra ini, bukan lagi berbicara tentang angka, tapi tentang pengalaman dan pengamalan Catur Dharma perusahaan Astra untuk membangun Indonesia yang lebih baik.

Program tagar #generAKSISEHATIndonesia adalah aksi nyata dari Astra yang sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Presiden Direktur PT Astra Internasional Tbk, Prijono Sugiarto, "Bagi Astra, kegiatan bisnis tidak terlepas dari lingkungan dan masyarakat sekitar. kami meyakini bahwa perusahaan tidak hanya harus menguntungkan, tetapi juga harus berkelanjutan".

Teruslah Menginspirasi, Karena Astra Telah Terbukti Menyelamatkan Anak Negeri.


*Sumber artikel : 
- anugerahpewartaastra.satu-indonesia.com
- auto2000.co.id
- www.depkes.go.id

Menjaga Mata Sang “Pewaris Enggang” di Tapal Batas Kalimantan

Kota Balikpapan - Apa yang ada dipikiran anda jika mendengar nama Kalimantan? Mungkin untuk sebagian teman-teman yang berada dipulau berbeda, seperti Jawa, kebanyakan mereka mengira bahwa Kalimantan selalu identik dengan hutan, gelap, dan mengerikan, atau bahkan makan orang. 
Kota Balikpapan Kembalikan Paru-paru Dunia
Sumber foto : tempatwisataseru.com
Ada yang perlu diluruskan disini, dahulunya Kalimantan memang termasuk kedalam kategori "paru-parunya dunia", namun sejak beberapa tahun terakhir yang disebut dengan "paru-parunya dunia" ini tak lagi bisa disebut demikian. Hal ini tidak lain dikarenakan banyaknya perusahaan yang melakukan pelanggaran, mereka "memakan" habis apa yang pulau Kalimantan miliki dan apa yang Indonesia banggakan. 

Oleh karena itu, Pemerintahan disetiap masing-masing provinsi di pulau Kalimantan, khususnya Kota Balikpapan, beberapa tahun terakhir tengah gencar-gencarnya menghajar "pemakan paru-parunya dunia" ini. 

Selain daripada itu, pemerintah Kota yang terkenal akan hutan tropisnya ini juga sedang giat melakukan pengembangan terhadap lahan terbuka hijau, yang nantinya pengembangan ini bukan hanya sebagai “paru-paru dunia” saja namun juga dapat melahirkan tempat wisata baru berbasis lahan terbuka hijau. 

Dimana, dari tempat wisata baru ini juga berfungsi sebagai penekan angka pengangguran, karna dengan adanya tempat tujuan wisata yang baru, maka akan ada peluang usaha baru juga. Karenanya diharapkan kedepannya apa yang dilakukan oleh pemerintah Kota Balikpapan ini dapat membantu UMKM dan masyarakat pra-sejahtera untuk mencari rejeki. 

Nah, dari beberapa usaha yang sudah dilakukan oleh Kota yang terkenal dengan julukan Kota Beriman ini menghasilkan sejumlah penghargaan, yaitu : 

Kota dengan Ruang Terbuka Hijau Terluas 

Kota Balikpapan Kembalikan Paru-paru Dunia
Sumber foto : instagram.com/pemkot_balikpapan
Secara administratif luas keseluruhan Kota Balikpapan berdasarkan RT/RW pada tahun 2012-2032 adalah 81.495 Ha yang terdiri dari luas daratan 50.337,57 Ha dan luas lautan 31.164,03 Ha. 

Berangkat dari sini kemudian pemerintah Kota Balikpapan membuat Peraturan Daerah No. 12 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Balikpapan Tahun 2012-2032 yang menyebutkan bahwa ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Balikpapan minimal 30%. Namun dalam realisasinya ruang terbuka hijau (RTH) Kota Balikpapan adalah sebesar 52%, jauh lebih tinggi dibandingkan standar yang telah ditetapkan. 

Bukan hanya itu saja, selain Pola ruang 52% Kawasan Lindung, Kota Balikpapan juga berkomitmen untuk menyediakan 48% Kawasan Budidaya, tidak menyediakan ruang untuk wilayah pertambangan, pengembangan kawasan budidaya dengan konsep foresting the city dan green corridor, untuk pengembangan Kawasan Industri Kariangau diarahkan pada green industry yang didukung zero waste dan zero sediment. 

Selain itu, di Kota Seminyak ini terletak kebun raya yang luasnya 300 ha, salah satu yang terbesar di Indonesia. 

Kota dengan Sekolah Penyandang Gelar Adiwiyata

Kota Balikpapan Kembalikan Paru-paru Dunia
Sumber foto : instagram.com/pemkot_balikpapan
Beberapa sekolah di Balikpapan menyandang gelar Adiwiyata tingkat nasional. Sekolah adiwiyata merupakan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia bagi sekolah yang telah mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. 

Untuk mendapatkan penghargaan sebagai sekolah adiwiyata, ada 4 komponen program yang harus dilakukan oleh calon sekolah adiwiyata, yaitu, Kebijakan Berwawasan Lingkungan, Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan, Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif, dan Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan.

Astra Untuk Indonesia Hijau 

Kota Balikpapan Kembalikan Paru-paru Dunia
Sumber foto : satu-indonesia.com
Tentunya apa yang telah dicapai oleh pemerintah Kota Balikpapan ini tidak terlepas dari upaya masyarakatnya dan juga pihak swasta. Nah, pihak swasta yang sangat ingin terus berberkontribusi positif mewujudkan cita-cita dari Kota Balikpapan yaitu ASTRA. 

Setelah perayaan Inspirasi 60 Tahun Astra beberapa waktu lalu, mereka mengumumkan bahwa salah satu tanggung jawab sosial perusahaan Astra di seluruh Indonesia dititikberatkan pada program Astra Untuk Indonesia Hijau. 

Dimana, program tersebut merupakan salah satu fokus utama Astra untuk turut serta secara berkesinambungan melakukan pengelolaan area konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati terpadu yang berkelanjutan. 

Hingga hari ini, pihak Astra sendiri telah menanam sekurangnya 4.444.947 pohon, 1.103.493 pohon mangrove, membuka 27.439 ha ruang terbuka hijau serta membangun 17 bank sampah. 
Kota Balikpapan Kembalikan Paru-paru Dunia
Sumber foto : satu-indonesia.com
Tidak hanya berhenti sampai disitu saja, Astra juga sejak tahun 2014 sudah menerapkan ASTRA Green Company minimal BIRU (comply regulation) untuk seluruh anak perusahaan, melalui penerapan program cleaner production dan menggunakan renewable energy ASTRA berhasil mengefisiensikan sumber daya alam minimal sebesar 5% per satuan produk, ASTA berhasil mengefisiensikan energi dan menurunkan Gas Rumah Kaca (GRK) 2%, serta mengupayakan pemenuhan regulasi PROPER melalui "Road To be Green PROPER". 

Apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Kota Balikpapan ini perlu kiranya dijadikan sebagai bahan percontohan untuk kota-kota lain, mengingat kota seminyak ini telah sukses mengembalikan "paru-paru dunia" melalui berbagai regulasi dan kebijakannya. Tentunya apresiasi yang sangat tinggi ditujukan juga kepada masyarakat dan juga pihak swasta yang telah berkontribusi secara penuh untuk mewujudkan cita-cita dari Kota Balikpapan.

Sumber artikel : 
www.astra.co.id
satu-indonesia.com
balikpapan.go.id

Kota Balikpapan Kembalikan Paru-paru Dunia

Dari Bhinneka Tunggal Ika, Kota Balikpapan Menginspirasi Dunia

Dari Bhinneka Tunggal Ika, Kota Balikpapan Menginspirasi Dunia - Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial, dimana dalam setiap keadaan selalu peduli dengan sesama dan lingkungan. 

Menurut Aristoteles manusia juga disebut sebagai Zoon Politicon yang berarti bahwa manusia memiliki kemampuan untuk hidup berkelompok dengan manusia yang lain dalam suatu organisasi yang teratur, sistematis dan memiliki tujuan yang jelas, seperti negara. 

Dan untuk mencapai tingkatan sebuah negara, maka penduduknya harus dapat bekerjasama, saling membantu, dan peduli demi terwujudnya kehidupan yang ber-bhinneka tunggal eka. 

Bhinneka Tunggal Ika sendiri dalam arti yang lebih mendalam bermakna, meskipun berbeda namun tetap satu, tidak peduli darimana asalmu, agamamu, sukumu, jika memiliki keinginan untuk membangun Indonesia maka kamu adalah bagian dari keluarga Indonesia. 

Saling tolong-menolong dalam kebaikan sejatinya bukan hanya teori para filsuf saja, namun dari setiap agama sudah pasti memerintahkan hal yang sama.

Dari Bhinneka Tunggal Ika, Kota Balikpapan Menginspirasi Dunia
Sumber gambar : yevepe.deviantart.com
Sudah selayaknya setiap kota yang ada di Indonesia berpegang teguh terhadap prinsip ini, sikap saling tolong-menolong, bekerjasama, saling membantu, dan peduli. Namun, dari banyaknya kota yang ada di Indonesia, Kota Balikpapan nampaknya yang paling mencuri perhatian dunia. 

Perhatian ini bukan karena Kota Balikpapan gagal dalam menyejahterakan rakyatnya, justru hal ini karena begitu banyaknya prestasi yang didapat oleh kota yang terkenal akan slogan "Kota Beriman" ini dan tentunya patut dicontoh oleh kota-kota lain yang ada di Indonesia. 

Dalam kurun waktu 2016 saja setidaknya sudah 70 penghargaan yang telah diperoleh Kota Balikpapan di berbagai bidang, baik tingkat provinsi, nasional maupun internasional.

Prestasi dari Pemerintah Kota Balikpapan ini tentunya tidak lepas dari masyarakatnya yang mampu mengaplikasikan makna mendalam dari Bhinneka Tunggal Ika. Selain itu, perlu diapresiasi juga kontribusi dari pihak swasta yang turut serta memajukan kota dengan julukan Kota Minyak ini. Salah satu pihak swasta yang secara konsisten dan berkesinambungan ikut membantu dan berkontribusi adalah ASTRA. 

Dimana, pihak Astra terus berberkontribusi positif terhadap kemajuan kota Balikpapan di berbagai bidang, seiring dengan cita-cita perusahaan yaitu untuk sejahtera bersama bangsa. 

60 tahun sudah Astra tumbuh dan berkembang bersama Indonesia, meski sudah melewati berbagai situasi, kondisi ekonomi dan sosial, serta mengalami beberapa kali perubahan kepemimpinan. Namun, Astra bukan lagi hanya sekedar mengabdi, pabrikan asli Indonesia ini juga sudah membuktikan kepeduliannya terhadap bangsa melalui berbagai program yang sudah dilakukannya. 

Kontribusi dan tanggungjawab sosial Astra kepada masyarakat telah diwujudkan sejak perusahaan ini berdiri. Hingga saat ini kontribusi Astra dilakukan secara berkesinambungan oleh 208 perusahaan Grup Astra melalui 9 yayasan :

  1. Yayasan Toyota Astra (berdiri tahun 1974, bergerak di bidang pendidikan). 
  2. Yayasan Dharma Bhakti Astra (berdiri tahun 1980, bergerak di bidang pengembangan UMKM). 
  3. Yayasan Astra Bina Ilmu (berdiri tahun 1995, berkembang menjadi Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra) untuk meningkatkan kualitas SDM, terutama di bidang industri sepeda motor). 
  4. Yayasan Astra Honda Motor (berdiri tahun 1995, untuk mendukung masyarakat di bidang pendidikan dan Income Generating Activities (IGA). 
  5. Yayasan Amaliah Astra (berdiri tahun 2001, bergerak di bidang sosial keagamaan). 
  6. Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (berdiri tahun 2009, bergerak di bidang pendidikan, khususnya di daerah prasejahtera). 
  7. Yayasan Karya Bakti United Tractors (berdiri tahun 2008, untuk mempersiapkan SDM khususnya di bidang alat berat). 
  8. Yayasan Astra Agro Lestari (berdiri tahun 2010, fokus pada kegiatan sosial di bidang pendidikan). 
  9. Yayasan Insan Mulia Pama (berdiri tahun 2014, bergerak di bidang sosial keagamaan). 
Tidak hanya berhenti disitu saja, setelah perayaan Inspirasi 60 Tahun Astra beberapa waktu lalu, tanggung jawab sosial perusahaan Astra di seluruh Indonesia dititikberatkan pada 4 pilar, yaitu :

Astra Untuk Indonesia Sehat


Dari Bhinneka Tunggal Ika, Kota Balikpapan Menginspirasi Dunia
Sumber gambar : satu-indonesia.com
CSR Astra bagai ujung tombak pilar kesehatan yang sengaja difokuskan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak serta mempercepat perbaikan gizi masyarakat. Bahkan selama 60 tahun ini, pihak Astra telah memberikan pengobatan gratis kepada 125.818 pasien dan membina 1.577 posyandu serta menyumbangkan 216.263 kantong darah. 

Bersama masyarakat, Astra berinisiatif untuk mewujudkan Kampung Berseri Astra (KBA) sebagai kampung dengan lingkungan yang bersih dan hijau demi terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas dan produktif. Hingga hari ini, Astra telah memiliki 49 KBA yang tersebar di 17 provinsi di seluruh Indonesia. Bahkan sejak tahun 2014 Astra mulai mengampanyekan Program GenerAKSI Sehat Indonesia sebagai bagian dari kontribusi sosial Astra di bidang kesehatan. Kini GenerAKSI Sehat Indonesia telah berhasil menyumbangkan setidaknya 15.654 kacamata bagi anak-anak Indonesia khususnya di wilayah 3T.

Astra Untuk Indonesia Cerdas 


Dari Bhinneka Tunggal Ika, Kota Balikpapan Menginspirasi Dunia
Sumber gambar : satu-indonesia.com
Pilar Pendidikan adalah salah satu program yang sangat penting mengingat persaingan saat ini yang bukan lagi antar kota saja, namun sudah mencapai taraf dunia. Melalui program Astra Untuk Indonesia Cerdas yang berfokus pada pembinaan sekolah dasar dan menengah guna meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Bahkan hingga kini, Astra telah berhasil memberikan 231.936 beasiswa, 20 Rumah Pintar, membina 15.859 Sekolah Binaan Astra dan 124 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta 40.284 guru.

Astra Untuk Indonesia Hijau 


Dari Bhinneka Tunggal Ika, Kota Balikpapan Menginspirasi Dunia
Sumber gambar : satu-indonesia.com
Beberapa tahun lalu pulau borneo pernah dinobatkan menjadi salah satu paru-paru dunia, oleh karena itu pengelolaan area konservasi dan perlindungan keanekaragaman Hayati terpadu yang berkelanjutan merupakan salah satu fokus utama Astra dalam menjalankan bisnis. 

Pilar ini tidak kalah pentingnya, selain ilmu yang bermanfaat, hanya alam harta abadi yang bisa kita wariskan kepada anak cucu kita. Berangkat dari sini, Astra melihat betapa pentingnya menjaga alam, bahkan hingga hari ini, Astra telah menanam 4.444.947 pohon, 1.103.493 pohon mangrove, membuka 27.439 hektar ruang terbuka hijau serta membangun 17 bank sampah.

Astra Untuk Indonesia Kreatif 


Dari Bhinneka Tunggal Ika, Kota Balikpapan Menginspirasi Dunia
Sumber gambar : satu-indonesia.com
Untuk membantu mengentaskan masyarakat pra-sejahtera, sejak 37 tahun lalu melalui Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA), Astra secara serius berkomitmen menumbuhkan usaha produktif di masyarakat dengan mendorong penciptaan lapangan kerja dan kemandirian masyarakat dalam bentuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). 

Kini, Astra Untuk Indonesia Kreatif sedikitnya telah membina sekitar 10.847 Kelompok UMKM, 97.641 masyarakat penerima program, membangun 16 Lembaga Pengembangan Bisnis, serta 10 Lembaga Keuangan Mikro dan 200 disabilitas.

Dari Bhinneka Tunggal Ika, Kota Balikpapan Menginspirasi Dunia
Sumber gambar : www.skyscrapercity.com
Bagaimana Balikpapan memberikan inspirasi dalam membangun kota penuh prestasi? Dengan menerapkan makna mendalam dari Bhinneka Tunggal Ika. Pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta saling bersinergi, demi “Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong”, hal ini sesuai dengan Visi Kabinet Kerja Presiden Indonesia, Ir. H. Joko Widodo.

Berkat kerjasama yang terstruktur dan terencana antara Pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta ini, Kota Balikpapan bagai karang dilautan, sekuat apapun ombak menerjang, dia akan semakin menawan. 

Sumber artikel : 
www.astra.co.id
satu-indonesia.com
balikpapan.go.id
id.wikipedia.org
inilah.com

Dari Bhinneka Tunggal Ika, Kota Balikpapan Menginspirasi Dunia

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan. 55 tahun sudah Pertamina mengukir sejarah dalam sektor hulu minyak dan gas bumi sejak tanggal 10 Desember tahun 1957. Salah satu perusahaan milik negara ini sangat percaya diri untuk membuat sebuah komitmen dalam menjalankan pergerakan bisnisnya dari hulu hingga hilir secara profesional, termasuk penguasaan teknis didalam internal perusahaannya sendiri mulai dari perangkat tertinggi hingga yang terendah. Kekuasaan Pertamina ada pada bidang energi, yaitu gas, bahan bakar minyak, energi baru dan terbarukan. Sedangkan sektor hulunya ada dibeberapa wilayah Indonesia dan juga luar negeri, diantaranya adalah pada bidang-bidang ekplorasi, ekploitasi, produksi dan transmisi gas dan minyak.

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan
Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan
Dan untuk sektor hilir pada perusahaan ini juga memiliki pengolahan minyak mentah, pemasaran serta niaga produk gas, minyak dan petrokimia, dan bisnis perkapalan yang berhubungan dengan penyaluran produk sebuah perusahaan.

Pada tahun 2001 Pertamina merupakan sebuah perusahaan yang membuat monopoli dalam pembuatan SPBU diseluruh bumi pertiwi. Selain itu, perusahaan ini juga menjalankan 7 kilang minyak dengan kapasitas sebesar 1.051,7 juta ton/tahun, sebelum dihapus kewenangan ini oleh pemerintah.

Sebelumnya Pertamina memiliki nama Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara (PPMGBN) yang secara khusus didirikan untuk mengelola  penambangan gas bumi dan minyak di Indonesia.

Perusahaan ini sebagai salah satu lokomotif penggerak perekonomian Indonesia dan sekaligus perusahaan milik BUMN yang mampu menjalankan bisnis berdasarkan pada prinsip-prinsip tata kelola koorporasi yang apik sehingga memiliki daya saing tinggi di jaman ini.

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan merupakan salah satu bentuk komitmen yang dibuat oleh PERTAMINA untuk menunjukan upaya perbaikan maupun inovasi yang sesuai permintaan kondisi dan situasi global saat ini yang secara tidak langsung maupun langsung memaksa untuk memiliki peran strategis dalam perekonomian bangsa. Tuntutan Global, menjadikan perusahaan ini terus membuat sebuah trobosan alternatif terbaru dalam menyediakan sebuah sumber energi yang jauh lebih efisien serta berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Oleh karena itu, komitmen ini dibuat sebagai salah satu penyemangat dalam mencapai semua tujuan itu.

Perusahaan Energi Nasional yang menjadi taraf Kelas Dunia merupakan salah satu visi dari Pertamina yang selalu mendorong untuk terus maju dengan sejuta inisiatif dan inovasi dalam memanfaatkan sumber daya alam Indonesia serta potensi yang ada untuk mendapatkan sebuah sumber energi baru serta terbarukan, dilain sisi tetap menjalankan bisnis utamanya saat ini.

Pertamina berkomitmen dan selalu berorientasi pada kepentingan pelanggan yang bertujuan agar dapat berperan dalam memberikan nilai tambah bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia.

Dalam melancarkan aksinya Pertamina selalu menggunakan landasan perusahaan untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan dengan menerapkan tata kelola perusahaan sesuai dengan standar praktik terbaik global, serta dengan membawa nilai-nilai perusahaan yang telah dimiliki dan dipahami oleh semua unsur perusahaan, yakni Confident, Competitive, Clean, Capable, Commercial dan Customer-focused.

Selaras dalam merealisasikan visi dan misinya juga Pertamina secara kontinyu melaksanakan program sosial dan lingkungan yang terprogram dan terstruktur, sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab perusahaan untuk semua orang yang berkepentingan.

Berita Lainnya : Pengacara Pontianak

“Aggressive in Upstream, Profitable in Downstream”, adalah Strategi jangka panjang yang diatur oleh Pertamina, untuk mendukung visi ini, perusahaan selalu berusaha untuk melakukan ekspansi bisnis ladang minyak dan gas hulu dan hilir agar bisnis menjadi lebih efektif dan menguntungkan.

Pertamina juga tengah mempelajari jasa teknologi pengeboran dan layanan bisnis, dan acara lainnya yang terdiri dari pengembangan energi panas bumi dan Coal Bed Methane (CBM) untuk mendukung aktifitas eksplorasi serta produksi. Dalam bisnis sumur minyak dan gas di dalam negeri dan luar negeri, Pertamina bergerak secara mandiri atau melalui beberapa pola kerjasama dengan mitra yaitu Kerjasama Operasi (KSO), Joint Operation Body (JOB), Kontrak Bantuan Teknis (TAC), Pertamina Indonesia berpartisipasi atau Participating Interest (IP / PPI), dan Badan operasi bersama (BOB).

Potensi cadangan gas metana Indonesia yang luas berhasil dikelola secara serius dan saat ini Pertamina telah memiliki 6 Production Sharing Contract (PSC) - CBM dengan langkah-langkah :

  • Dalam memperluas pasar guna pengembangan tingkat bisnis melalui optimalisasi bisnis yang ada, penguasaan sumber daya baru serta mengembangkan penguasaan atas pasar Gas, Power, dan NRE dengan mengamankan sisi penawaran, dan penciptaan.
  • Perluasan pasar baru untuk mempercepat Direktorat bisnis GEBT di sektor Gas, Power, dan NRE
  • Mengembangkan sumber daya dan bisnis baru sebagai mesin pertumbuhan baru

Aktivitas produksi dan eksplorasi panas bumi oleh Pertamina secara penuh dijalankan di dalam negeri dan dimaksudkan guna mendukung program pemerintah memberikan 10. 000 Mega Watt (MW) listrik tahap kedua. Selain Pertamina untuk mengembangkan CBM yang juga dikenal sebagai batubara gas metana (GMB) dalam rangka mendukung diversifikasi sumber energi dan peningkatan pasokan gas kepada Pemerintah nasional.

Visi dan Misi Pertamina


  • Visi  


Jadi Perusahaan Energi Nasional Kelas Dunia.

  • Misi

Menjalankan usaha minyak, gas, dan energi baru dan terbarukan secara terintegrasi, berdasarkan prinsip-prinsip komersial yang kuat.

Program fundamental dan bisnis merupakan 2 tema besar yang diprakarsai oleh PT Pertamina. Menyikapi perkembangan global, Pertamina mencoba perluasan sektor usaha minyak dan gas terhadap pengembangan energi baru dan terbarukan.

Seperti yang sudah diketahui bahwa beberapa produk-produk Pertamina tersebut diantaranya yaitu:

  • BBM (Bahan Bakar Minyak)
  • BBK (Bahan Bakar Khusus)
  • Bahan Bakar Subsidi
  • Non BBM
  • Gas
  • Petrokimia
  • Pelumas

BBM (Bahan Bakar Minyak)


Pertamina baru saja meluncurkan BBM tipe baru Pertalite. Salah satu produk BBM ramah lingkungan dari PERTAMINA yang terbaru dan terbarukan yaitu Pertalite, Pertalite adalah salah satu BBM berkualitas saat ini yang kita sudah bisa mendapatkannya dengan mudah di beberapa SPBU yang sudah tersebar hampir di 34 kota dan kabupaten diseluruh wilayah Indonesia.

Dengan kualitas di atas Premium, Pertalite memberikan lebih banyak pilihan pada konsumen yang ingin BBM berkualitas dengan harga BBM terjangkau.

Pilihan kualitas BBM terbaik lebih banyak dan menciptakan kesadaran masyarakat tentang kualitas BBM yang ramah lingkungan serta dampaknya pada kinerja mesin, semakin tinggi mesin baru memberikan umpan balik kinerja yang jauh lebih baik pada bensin beroktan yang lebih tinggi.

Masyarakat memilih oktan tinggi dengan Harga BBM terjangkau dikarenakan harganya yang agak sedikit mahal dibandingkan premium, sehingga menawarkan adanya perbedaan harga tidak terlalu jauh dengan harga premium yang membuat konsumsi Pertalite jadi pilihan masyarakat Indonesia.

Ada beberapa keuntungan dari jenis Pertalite ini jika dibandingkan dengan BBM jenis Premium yaitu sebagai berikut :

Lebih Tahan (Durability) 


Sebagai bahan bakar kendaraan yang memenuhi kondisi dasar atau ketebalan daya tahan jangka panjang, adalah kategori Pertalite, 90 kadar oktan lebih sesuai dengan sebagian besar perbandingan kompresi kendaraan bermotor yang ada di Indonesia.

Lebih Irit (Fuel Economy) 


Perbandingan Air Fuel Ratio dengan konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi pada kinerja mesin maksimal dibuat lebih efisien untuk melintasi jarak jauh karena biaya operasi bahan bakar di Rp / Km akan lebih efisien.  Kemudian, kesesuaian Pertalite 90 oktan dengan perbandingan kompresi yang paling banyak kendaraan beroperasi sesuai dengan desainnya.

Kinerja Lebih Baik (Peformance)


Pertalite dan adiktif oktan yang terkandung sesuai dengan spesifikasi mesin yang menghasilkan performa mesin yang jauh lebih baik daripada ketika menggunakan oktan 88. Kesesuaian angka ini menghasilkan tarikan yang lebih ringan, kecepatanpun meningkat serta rendahnya tingginya emisi yang ebih bersih. Ini akan membuat kendaraan lebih lincah dalam bermanuver serta lebih ramah lingkungan.

BBK (Bahan Bakar Khusus)


Pertamina telah menyiapkan SPBU yang menjual semua BBK, terutama pertalite dan pertamax. penjualan bahan bakar khusus (BBK) yakni pertamax, pertalite, termasuk dexlite dan pertamina dex sepertinya menciptakan kesadaran pada publik akan kualitas produk dan ekonomi bahan bakar dari mesin kendaraan yang diperlukan sudah meningkat. Pertamina menegakkan SPBU ini khususnya dilihat dari sisi permintaan yang cukup sudah tinggi. Sedangkan keuntungan dari pengelolaan, juga mendapat manfaat dari yang lebih tinggi jika dibandingkan menjual premium. Konsumsi BBK yang saat ini pertalite per hari mengalami peningkatan yang signifikan. Pertamina yakin konsumsi baik BBK itu akan meningkatkan lebih maju.

Bahan Bakar Subsidi


Sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), PT Pertamina (Persero) akan mengembangkan pasokan BBM ke wilayah-wilayah, Harga saat ini masih jauh lebih tinggi, untuk bahan bakar menyatukan harga di seluruh wilayah Indonesia dapat terwujud. Tapi ada banyak daerah yang menikmati resmi harga BBM sesuai dengan ketentuan Pemerintah.

Non BBM


bahan bakar Non-BBM bukan minyak terdiri dari : Pelumas (Lube Base Oil), aspal, pelarut (Solvent), Green Coke, Heavy Aromate, Slack Wax, Calcined Coke dan Sulphur. Kebanyakan pasokan listrik kita dikelola oleh PLN. Namun beberapa mencoba untuk memenuhi butuhan energi secara mandiri, baik itu individual atau kelompok cotohnya perusahaan. Untuk saat ini sangat banyak inovasi untuk dapat memenuhi energi sendiri.

Gas


Gas mempunyai kemampuan untuk mengalir dan berubah bentuk. Ini adalah fase gas ikatan molekul dalam sangat lemah pada suhu tertentu, titik uap biasanya zat. Pertamina menghasilkan Gas terdiri dari LPG (Liqueified Petroleum Gas), BBG (Bahan Bakar Gas), Musicool (substitute ramah lingkungan).

Baca juga : Oli Mobil Terbaik Fastron : Pilih yang Tepat, Bukan Asal "Sikat"

Varian produk dari Pertamina terbaru hadir untuk konsumen gas rumah tangga untuk kelas menengah ke atas. Bright Gas tersedia dalam ukuran :

Bright Gas 12 kg


Bright Gas tersedia dalam ukuran 12 Gas kg dengan kelebihan yang tidak dimiliki oleh produk lain Pertamina produk LPG lainnya. Produk terbaru dari Pertamina ini secara khusus diciptakan untuk konsumen gas rumah tangga untuk kelas ekonomi menengah ke atas.

Keseluruhan tabung Bright Gas telah dilengkapi dengan dual katup pengaman (Double Spindle Valve System) yang menjadikannya 2 x lebih aman atau aman dari kebocoran. Jadi ketika salah satu katupnya rusak, gas tersebut tidak akan langsung keluar dari tabung melainkan akan ditahan oleh katup pengaman yang lain. 

Sangat menarik, tabung Bright Gas diciptakan dengan dua pilihan warna, yaitu, ungu dan merah muda, sehingga keberadaannya akan meningkatkan suasana dapur Anda dan membuat kegiatan memasak lebih ceria dan menarik. Dan dalam memahami prosedur penggunaan dan mememasang Bright Gas juga tidak sulit, karena untuk seluruh Bright Gas ditiap tabungnya dilengkapi stiker dengan petunjuk penggunaan yang bisa membuat lebih mudah bagi konsumen untuk menggunakan produk ini.

Bright Gas 5, 5 kg


Bright Gas 5, 5 kg memiliki fungsi yang sama dan kegunaan dengan Gas 12 kg yang membedakan hanya dalam ukurannya saja. Varian kemasan baru dari merek produk LPG dari Bright Gas kini hadir dengan Pack dari 5, 5 kg yang jauh lebih praktis dan mudah dibawa kemana saja. Dengan berbagai manfaat, produk ini dilengkapi dengan tabung yang lebih aman dan lebih menjamin kualitas dan isi LPG didalam tabung.

Bright Gas 5, 5 kg memiliki berbagai kelebihan yaitu :

  1. Lebih Aman – Tabung Bright Gas 5, 5 Kg fitur Dual katup DSVS (Double Spindle Valve System) yang membuat 2 x lebih aman dalam pencegahan kebocoran di kepala tabung. Untuk memastikan kualitas dan ketepatan isi, Bright Gas 5, 5 kg juga dilengkapi dengan Hologram seal dengan fitur OCS (Optical Switches Color) yang telah mendapatkan hak paten dan tidak dapat dipalsukan. Selain itu, tabung Bright Gas 5, 5 Kg juga menggunakan safety Sticker ditabungnya, sehingga konsumen dapat lebih tersosialisasikan cara menginstal dan menggunakan tabung secara baik dan benar.
  2. Lebih Nyaman – Dengan berat hanya 12, 6 Kg, tabung Bright Gas 5, 5 Kg lumayan ringan untuk dibawa. Jadi untuk ibu-ibu yang menemukan kesulitan dalam menjinjing tabung gas untuk memasak tidak perlu gusar lagi. Selain itu, pihak Pertamina juga menyediakan Bright gas layan antar, sehingga pelanggan juga dapat memesan secara langsung Bright Gas 5, 5 Kg dengan pelayanan antar 500 000.
  3. Lebih Terjangkau – Harga yang jauh Lebih Terjangkau dengan harga jual isi ulang yang ditawarkan sebesar Rp 62. 000/tabung*) untuk daerah Kalimantan, dan Rp 57. 500/tabung*) untuk daerah Jawa & Bali. Hal inilah yang membuat Bright gas hemat daripada yang lainnya.

Bright Gas 220 Gram


Varian produk baru yang cocok, baik untuk mendukung semua kegiatan memasak baik di dalam atau di luar ruangan ini di ciptakan oleh Pertamina. kemasan Bright Gas hadir dengan Efisien 220 gram untuk memenuhi kebutuhan LPG industri dan rumah tangga.

LPG 3 Kg


Tekanan lpg di tabung jauh di bawah tekanan pecahnya tabung. Ketika tekanan gas di dalam tabung sangat berlebihan, tekanan ini dengan sendirinya akan seimbang dengan menggunakan dual katup pengaman.

Elpiji kemasan 3 Kg merupakan LPG Aman solusi dari PERTAMINA dalam melaksanakan program diversifikasi energi yang telah dirancang oleh pemerintah yaitu mengkonversi penggunaan minyak tanah menjadi Elpiji. LPG dibuat dalam kemasan tabung yang telah sesuai dengan standar, serta sudah diuji secara berkala.

Petrokimia


Pemerintah Indonesia optimis tahun 2016 akan dapat menjadi negara eksportir produk petrokimia. Sikap optimis ini dikarenakan beberapa perusahaan merencanakan diri untuk membangun pabrik petrokimia. Penguatan industri petrokimia nasional dari hulu teramat penting karena pertumbuhan konsumsi di hilir lebih tinggi. 

Seperti yang kita ketahui bahwa Pertamina berencana untuk membangun dua produk kilang petrokimia. Pertama, dengan Chandra Asri untuk membangun kilang polypropylene (bahan baku plastik) di Balongan, Jawa Barat. Yang terakhir ini, bersama-sama dengan tiga perusahaan multinasional, Pertamina akan membangun cracker kilang nafta. Berbagai produk petrokimia PERTAMINA, yakni : Propylene, Paraxylene, Benzene, Polytam dan Asam Tereftalat Murnis.

Pelumas


Memberikan kabar tentang berbagai produk pelumas dari PERTAMINA serta berdasarkan kegunaannya, diantaranya yaitu : Automatic Transmission & Manual Transmission Oils, Air Cooled Motorcycle or Small Engine Oil, Circulating Oils, Grease, Heat Transfer Oils, Industrial and Marine Engine Oils, Industrial Compressor Oils, Industri Pelumas Hidrolik, Heavy Duty Diesel Engine Oils, Industri Pelumas Turbin, Industri Pelumas Gear, Pelumas Mesin Gas Alam, Pelumas Diesel Mobil Penumpang, Pelumas Powershift & Hydraulic Untuk Alat Berat, Pelumas Pendingin, Pelumas Mesin Mobil Penumpang, Produk Khusus dan Pelumas Mesin Kecil Berpendingin Air.

Artikel Terkait : Daftar Pengacara di Pontianak

Envogas Pertamina, Brand Baru Gas Untuk Kendaraan


Pertamina Envogas yakni merek baru yang terpilih untuk Bahan Bakar Gas (BBG) yang pada sebelumnya sudah diperkenalkan oleh Pertamina pada tahun 1986 dan tahun 1992 melalui langit biru dan kemudian diluncurkan kembali pada tanggal 10 Desember 2012.

Penggunaan merek baru ini adalah bentuk aktualisasi semangabidangt dari Pertamina dalam berinovasi di energi dan memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal sebagai bahan bakar alternatif yang ramah akan lingkungan.

Pertamina Envogas adalah produk CNG (Compressed Natural Gas) atau Gas alam yang telah dikompresi yang diperoleh melalui proses kompresi metana (CH4) hasil ekstraksi gas alam dengan tekanan 200 s/d 275 BAR. Komposisi gas metana (CH4) yang mempunyai fraksi yang jauh lebih ringan daripada udara, membuat CNG akan terlepas ke udara dengan segera, dalam hal kebocoran sehingga relatih lebih aman dibandingkan dengan bahan bakar minyak.

Penggunaan CNG sebagai bahan bakar, memang lebih bersih dan ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar minyak, hal ini karena CNG menghasilkan emisi lebih sedikit dibandingkan dengan bahan bakar minyak (1/3 tingkat emisi BBM), selain dengan oktan (RON - Penelitian Octane Number) dari 120, CNG juga dapat menghasilkan pembakaran yang jauh lebih bersih, sehingga daya tahan mesin kendaraan dengan pengobatan yang efektif. Harga Pertamina Envogas untuk sektor transportasi saat ini telah ditetapkan oleh Pemerintah Rp 3, 100 / LSP.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Pertamina silahkan menghubungi Kontak Pertamina di bawah
:
Contact Pertamina : 1500-000
Website : http://www.pertamina.com/
Facebook : https://web.facebook.com/ptpertaminapersero
Twitter : https://twitter.com/PTPERTAMINA
Youtube : https://www.youtube.com/user/PTPertamina

Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan

Solar Roads, Teknologi Terbarukan Untuk Masa Depan Bumi Khatulistiwa

Solar Roads - Saat ini menurut data yang dimiliki BPS (Badan Pusat Statistik) pada tahun 2014 Kota Pontianak memiliki jumlah penduduk 598.097 orang, dan penggunaan listrik sebesar 202.954 Gwh pada tahun 2015.

Jumlah penggunaan listrik ini merupakan angka yang terbilang cukup besar. Dan hal ini akan menjadi masalah yang serius kedepannya, mengingat setiap tahunnya populasi penduduk terus bertambah. Secara otomatis penggunaan listrik juga akan terus meningkat.

Yang menjadi masalah utamanya adalah sampai kapan Pemerintah mampu terus menerus mengeluarkan uang triliyunan rupiah setiap tahunnya untuk membeli bahan bakar guna menghidupkan listrik tenaga diesel, sementara itu bahan bakar fosil akan terus menipis. 

Tentunya ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) kita bersama, kita tidak bisa lepas tangan begitu saja, karena kita juga merupakan bagian dari Kota Tercinta ini.

Disisi lain pemerintah saat ini tengah berbenah disetiap bidang, salah satunya yaitu memperbaiki setiap ruas jalan di Kota Pontianak. 

Menurut PontianakPost, Pemerintah Kota Pontianak menganggarkan Rp165 milyar pada APBD, demi pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas jalan di Kota Pontianak. 

Anggaran yang cukup besar untuk proyek tahunan. Karena hampir setiap tahun pemerintah Kota Pontianak mengucurkan dana Milyaran hanya untuk jalan saja belum yang lain-lain. 

Sedangkan jalan tersebut nantinya tidak memberikan manfaat yang sangat penting, bahkan akan menyusahkan pemerintah karena setiap tahunnya harus menyisihkan dana untuk perawatan dan perbaikan. 

Seperti yang kita ketahui bahwa jalan aspal tidak tahan terhadap air, sedangkan di Kota Pontianak sendiri ketika turun hujan yang sangat lebat maka akan banjir dibeberapa ruas jalan, misalnya disepanjang jalan Letjen Suprapto. 

Yang menjadi pertanyaan besarnya adalah sampai kapan pemerintah mampu mengeluarkan dana yang besar secara terus menerus hanya untuk perbaikan jalan saja? 

Kita butuh sebuah solusi atau alternatif lain yang dapat mengeluarkan kita dari masalah ini. 

Diharapkan solusi ini nantinya dapat memberikan manfaat dua sisi, di sisi Pemerintah tidak membebani anggaran tahunan, disisi lain rakyat tidak dibebani dengan tagihan listrik dan juga pajak yang besar. 

Kita harus memikirkan bagaimana caranya agar pemerintah dapat menekan anggaran menjadi sekecil mungkin bahkan tidak ada, sedang rakyat tidak dikurangi sedikitpun segala kebutuhannya, misalnya pasokan listrik dan jalan tetap mulus. 

Nah, berdasarkan permasalahan diatas penulis mencoba menawarkan sebuah solusi yang brilian. Solusi ini berupa energi terbarukan yang tidak terbatas sumbernya. 

Mengingat kota pontianak merupakan kota khatulistiwa dengan suhu yang dapat mencapai 45 derajat celcius ketika hari sangat cerah. 

Kenapa tidak kita manfaatkan hal ini? 

Indonesia secara umum pemanfaatan enegi terbarukan sangat sedikit, seperti pemanfaatan gas alam, aliran air, kincir angin, dan tenaga surya. Secara khusunya Kota Pontianak sendiri sama sekali tidak ada menggunakan energi terbarukan yang dimanfaatkan. 

Solar Roads, Teknologi Terbarukan Untuk Masa Depan Bumi Khatulistiwa
Solar Roads, Teknologi Terbarukan Untuk Masa Depan Bumi Khatulistiwa  
Solusi energi terbarukan yang penulis tawarkan ini bernama Solar Roads. 

Solar roads merupakan Solusi yang sudah sangat tepat mengingat kota pontianak merupakan kota yang dilalui garis khatulistiwa. Dimana suhu panasnya dapat mencapai 45 derajat celcius. 

Tujuan utama Solar roads adalah untuk menghasilkan energi terbarukan yang ramah lingkungan yaitu dengan memanfaatkan matahari yang kemudian diterapkan pada jalan raya dan permukaan lainnya. Seperti tempat parkir, trotoar, jalur sepeda, taman bermain, jalan taman, kolam renang, halaman dan sejenisnya. 

Seiring dengan kemanjuan jaman saat ini, hampir seluruh sendi kehidupan kita tidak pernah terlepas dari yang namanya aliran listrik. mulai barang yang sederhana hingga yang kompleks sekalipun. 

Ada dua tujuan yang tercapai apabila solar roads ini dapat diterapkan, yaitu terbentuknya infrastruktur modern sekaligus menciptakan energi terbarukan yang diperlukan secara efektif untuk mengakhiri ketergantungan pada bahan bakar fosil. 

Solar Roads, Teknologi Terbarukan Untuk Masa Depan Bumi Khatulistiwa
Solar Roads, Teknologi Terbarukan Untuk Masa Depan Bumi Khatulistiwa  
Solar roads ini berbentuk hexagonal dan memiliki tekstur serta terbuat dari kaca yang memiliki Kekerasan layaknya berlian dan lebih keras jika dibandingkan aspal, beton, tembaga, dsb. Sehingga dapat menahan beban seberat 113.398 kg atau 133 ton. Selain itu kaca dari solar roads memiliki Berat sebesar 45.36 kg dan juga tahan terhadap peluru dan juga ledakan (Bom).

Solar Roads, Teknologi Terbarukan Untuk Masa Depan Bumi Khatulistiwa
Solar Roads, Teknologi Terbarukan Untuk Masa Depan Bumi Khatulistiwa  
Kaca solar roads juga sudah teruji tes traksi, tes beban, dan tes resistensi di laboratorium teknik sipil Universitas di seluruh negeri. 

Kaca solar roads sengaja dibuat bertekstur, hal ini berfungsi untuk mencegah terjadinya kecelakan saat turun hujan. 

Ada dua tekstur yang ditawarkan, yang pertama untuk digunakan pada jalan utama, yaitu mampu menahan laju kendaran 128,748 Kilometer perjam pada permukaan yang basah. Kedua, tekstur yang digunakan untuk jalan dalam gang yang mampu menahan laju kendaraan 64,3738 Kilometer perjam. 

Selain itu, solar roads ini dapat bertahan minimal 20 tahun, serta 30 tahun batasan perbaikan panel sirkuit. Dan perlu digaris bawahi bahwa solar roads ini jika terjadi bencana tidak akan memadamkan listrik, hanya akan merusak panelnya saja. 

Hal ini tentunya dapat mengurangi keluhan masyarakat saat ini akan keadaan listrik yang sering padam, bahkan meski tidak sedang terjadi bencana. 

Selain itu, ketika panel solar roads tertutupi kotoran tidak akan menjadi masalah karena hanya berkurang 9% daya penyerapan tenaga matahari jika dibandingkan panel yang bersih. 

Setiap panel dari solar roads dalam sehari selama 4 jam dapat menghasilkan 230 watt. Jika dikalikan dalam setahun (4 jam x 1 tahun (365 hari) = 1460 jam. Kemudian daya yang dihasilkan 1460 jam x 230 whatt = 335.800 watt = 335,8 KwH. Ini hanya sebuah panel saja. Bayangkan jika ada 1.000.000 panel yang terpasang, meliputi jalan raya, tempat parkir, jalan taman, trotoar, atap rumah, dll, berarti ada 335.800 GwH yang dimiliki Kota Pontianak. 

Selain itu, Panel Solar Roads juga sudah tertanam lampu LED yang berguna untuk menggantikan cat pada jalan aspal. Ada banyak varian warna, yaitu putih, kuning, merah, hijau, dan biru. Dimana, warna tersebut berfungsi untuk membedakan trek kendaraan roda empat, kendaraan mesin roda dua, dan juga jalur sepeda. 

Berdasarkan penjelasan diatas, berikut adalah keuntungan pemasangan energi terbarukan solar roads : 
  1. Menghasilkan energi yang tidak akan ada habisnya 
  2. Tidak ada efek rumah kaca 
  3. Terbentuknya infrastruktur modern 
  4. Tidak akan ada perubahan iklim akibat pembakaran bahan bakar 
  5. Mengurangi pengeluaran negara 
Solar roads merupakan salah satu solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan yang kita hadapi saat ini, terutama dalam pemanfaatan bahan bakar fosil. Solar roads hadir untuk mengurangi segala ketergantungan kita terhadap energi yang ada batasnya. Oleh karena itu, Mari kita wujudkan Solar Roads, Teknologi Terbarukan Untuk Masa Depan Bumi Khatulistiwa.


Sumber artikel :

kalbar.antaranews.com/berita/318921/catatan-akhir-tahun--upaya-pln-menekan-konsumsi-bbm 
https://pontianakkota.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/20 
http://borneoclimatechange.org/berita-946-.html suhu 45 derajat 
http://www.pontianakpost.com/rp165-m-untuk-jalan-di-2016-di-kota-pontianak 
http://www.solarroadways.com/

Solar Roads, Teknologi Terbarukan Untuk Masa Depan Bumi Khatulistiwa

Pontianak Kota Bersinar Punya Cerita. Pontianak adalah Ibukota dari Kalimantan Barat, dimana setiap  perubahan yang terjadi pada kota Pontianak harus diwarnai dengan sebuah pengorbanan dan coretan kisah kelam dan mencerahkan.


Pontianak hanyalah sebuah hutan belantara sebelumnya yang terletak dipersimpangan tiga Sungai Landak Sungai Kapuas Kecil dan Sungai Kapuas hingga datanglah rombongan Syarif Abdurrahman Alkadrie Pada tanggal 24 Rajab 1181 Hijriah yang bertepatan pada tanggal 23 Oktober 1771 Masehi untuk mendirikan balai dan rumah sebagai tempat tinggal dan dibawah kepemimpinan Syarif Abdurrahman Alkadrie, Kota Pontianak mampu berkembang menjadi sebuah kota Perdagangan dan Pelabuhan pada tahun 1192 Hijriah.

Pendirian Masjid Jami' (kini bernama Masjid Sultan Syarif Abdurrahman) dan Istana Kadariah yang sekarang berada di Kelurahan Bugis Dalam, Pontianak Timur adalah sebuah tanda letak pusat pemerintahan Kota Pontianak kala itu.

Hingga kemudian Syarif Abdurrahman Alkadrie dinobatkan sebagai Sultan Pontianak yang Pertama. Adapun Sultan yang pernah memegang tumpuan harapan masyarakat kota Pontianak, yaitu :

1. Syarif Abdurrahman Alkadrie memerintah dari tahun 1771-1808
2. Syarif Kasim al Kadrie memerintah dari tahun 1808-1819
3. Syarif Osman al Kadrie memerintah dari tahun 1819-1855
4. Syarif Hamid al Kadrie memerintah dari tahun 1855-1872
5. Syarif Yusuf al Kadrie memerintah dari tahun 1872-1895
6. Syarif Muhammad al Kadrie memerintah dari tahun 1895-1944
7. Syarif Thaha al Kadrie memerintah dari tahun 1944-1945
8. Syarif Hamid al Kadrie memerintah dari tahun 1945-1950

Nama Pontianak merupakan pemberian dari Syarif Abdurrahman Alkadrie yang dalam perkembangan sejarahnya selalu dihubung-hubungkan dengan Kuntilanak.

Hal ini pula yang menjadikan kota Pontianak diluar sana terkenal akan julukan Pontianak Kota kuntilanak atau Pontianak Kota Hantu.

Namun, meskipun demikian kota Pontianak tetaplah menjadi kota tercinta bagi warganya dengan sejuta problematika dalam multikultural budayanya. 

Saat ini Kota Pontianak dihuni oleh berbagai suku diantaranya Melayu, Dayak, Jawa, Madura dan penduduk yang kebangsaan Cina merupakan penduduk yang paling banyak menempati kota Pontianak.

Selain itu, kota Pontianak juga dijuluki sebagai Kota Pontianak kota Khatulistiwa, hal ini dikarenakan Kota Pontianak terletak pada garis lintang 0 derajat yang bertepatan dengan garis Khatulistiwa yaitu pada 109 derajat, 20 menit, 00 detik Bujur Timur.

Baca Juga : 


Tidak heran jika kota Pontianak menjadi salah satu kota yang beriklim tropis di Indonesia dengan curah hujan yang tinggi yaitu antara 3.000-4.000 mm pertahun yang jatuh pada bulan Mei hingga Oktober, pasalnya dengan keajaiban ini membuat kota Pontianak di kepung oleh hutan yang ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan yang menakjubkan.

Selain itu kota Pontianak juga dikenal dengan Sebutan Pontianak Kota Bersinar (Bersih, Sehat, Indah, Nyaman, Aman, dan Ramah), tentunya hal ini bukanlah sembarangan julukan untuk sebuah kota, harus ada bukti dan fakta akan hal tersebut.

Mari kita buktikan !

Bersih

Pada tahun lalu, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2015 Kota Pontianak menerima sebuah penghargaan yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) sebagai kota bersih dan teduh. Ini merupakan kali kedua Kota Pontianak mendapat penghargaan ini.

Sehat

Kota Pontianak sudah memiliki beberapa Rumah Sakit besar yang tersebar di berbagai sudut kota. Selain itu,  Kota Pontianak juga mempunyai 23 Puskesmas yang tersebar di 29 Kelurahan sehingga masyarakat tidak sulit lagi untuk mengakses pelayanan Puskesmas. Ini artinya, hampir seluruh kelurahan memiliki sebuah puskemas, jadi tidak ada alasan lagi bahwa masyarakat kota Pontianak tidak terjamin kesehatannya.

Indah

Keindahan kota Pontianak tidak perlu diragukan lagi, pasalnya, hampir setiap inci kota Pontianak mengandung unsur keindahan, bukan hanya sekedar indah namun juga memiliki nilai sejarah yang tinggi, seperti : Istana Kadriyah, Masjid Jami’, Tugu Khatulistiwa, Rumah Radank, Rumah Adat Melayu, Museum dan lain-lain,

Nyaman

Kalau berbicara tentang kenyaman, ini akan kembali pada persepsi masing-masing setiap individu dan pada akhirnya sebuah kenyamanan tidak akan memiliki standar yang pasti. Namun, kenyamanan disini dapat di ukur dari jumlah penduduk kota Pontianak yang tiap tahun kian bertambah, hal ini dipercaya karena kenyamanan di kota Pontianak termasuk tinggi, yang menyebabkan banyak masyarakat yang betah untuk menetap di kota Pontianak.

Aman

Tidak ada satu kota pun di dunia ini yang tidak memiliki permasalahan kriminalitas, termasuk juga kota Pontianak. Namun, perlu digarisbawahi bahwa kota Pontianak termasuk kedalam kota teraman yang ada di indonesia, hal ini dapat di buktikan dengan tingkat kriminalitas di kota Pontianak yang diperbandingkan dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Ramah

Ramah merupakan identitas yang dimiliki negara Indonesia sejak dulu, namun perlu di ingat bahwa Indonesia terdiri dari puluhan pulau, provinsi, dan kota. Termasuk kota Pontianak didalamnya yang juga ikut membangun identitas negara Indonesia sebagai negara teramah didunia.


Nah, demikianlah cerita tentang Pontianak Kota Bersinar Punya Cerita, mari sama-sama kita jaga kota tercinta ini untuk kehidupan yang lebih baik.

Pontianak Kota Bersinar Punya Cerita